Bisnis Multi Level Marketing atau MLM telah membuat jutaan orang
menjadi seorang jutawan. Bagi sebagian besar orang, bergabung dengan perusahaan
MLM merupakan salah satu jalan yang menjanjikan keuntungan apalagi saat ini
persaingan di dunia kerja sangat ketat.
![]() | ||
| pic's source: google.com |
Memilih bisnis MLM yang tepat sama halnya seperti memilih
jenis kendaraan yang bisa mengantarkan Anda ke tempat tujuan. Apakah Anda ingin
cepat atau lambat. Jangan sampai salah pilih kendaraan yang suka mogok di
jalan, boros, lambat, membutuhkan banyak perawatan, dll. Apalagi banyak perusahaan
nakal yang menipu. Biasanya dengan modus arisan berantai atau pyramid scheme
yang sebenarnya merupakan bisnis ilegal. Mereka biasanya mewajibkan para member untuk
menyetor dana dan untuk mendapatkan gaji (mereka biasa menyebutnya dengan
bonus), para member harus melakukan perekrutan sebanyak-banyaknya (downline). Dan
biasanya investasi ini tidak melibatkan penjualan produk. Kalaupun ada,
produknya bisa berupa:
1. Produk dijual murah tapi tidak terlalu bermanfaat
Produk jenis ini biasanya dalam bentuk software atau ebook
yang bersifat/ berjudul bombastis seperti cara mudah menjadi kaya dengan bisnis
online, cara cepat untuk sukses di bisnis property, dan lain sebagainya. Intinya
adalah mereka akan mengklaim produk mereka bagus tetapi pada dasarnya tidak
laku untuk dijual. Sisi negatifnya lagi Anda tidak bisa mencoba produk tersebut
sebelum membelinya. Ada uang ada barang begitu pikir mereka.
2. Produk mahal tapi kualitas rendah
MLM jenis ini biasanya tidak terlalu terfokus pada penjualan
produk. Mereka menawarkan produk sekaligus mencari member. Jadi sebenarnya
mereka mengincar uang calon member dengan menawarkan produk berkualitas sampah
dengan harga mahal. Kenapa mahal? Karena
mereka harus mencari dana untuk memberi bonus dan komisi untuk para member
sekaligus sebagai iming-iming agar membernya tetap setia dan terus mencari
downline.
Sayangnya lagi, pemerintah Indonesia belum jeli dalam bisnis
tipuan ini sehingga masih marak dan sering menimbulkan kerugian serta keresahan
di masyarakat. Sudah banyak sekali lho korbannya.
Namun sekali lagi, MLM adalah bisnis yang bisa menjadi
peluang usaha yang sangat baik. Yang Anda perlukan hanyalah kejelian dalam
menganalisa dan memilih bisnis MLM yang nantinya akan Anda jalankan. Untuk itu,
ketahui Tips Memilih Bisnis MLM yang tepat sebelum Anda memutuskan untuk
bergabung dengan perusahaan MLM tertentu.
Perhatikan legalitasnya
Banyak bisnis MLM di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia
yang menjanjikan keuntungan yang bombastis. Namun Anda harus selektif dan jeli
agar tidak menyesal di kemudian hari. Pilihlah perusahaan yang sudah terdaftar
di APLI dan DSA. APLI merupakan asosiasi penjualan langsung Indonesia,
yaitu legalitas secara lokal di Indonesia, sementara DSA merupakan asosiasi
dari Amerika yang terkenal dengan perlindungan konsumen, seleksi ketat sebelum
perusahaan diperbolehkan beroperasi. Ketika perusahaan yang Anda maksud sudah
terdaftar di DSA, maka Anda sudah menemukan perusahaan yang tepat.
Perhatikan target market mereka
Pilih perusahaan yang memiliki target pasar dengan tren yang
semakin meningkat bukan sekedar tren sesaat. Perusahaan yang bergerak di bidang
kecantikan dan kesehatan bisa memiliki prospek yang baik.
Kenali produknya
Bisnis MLM yang baik memiliki produk yang akan habis di konsumsi
dengan kualitas terbaik dibandingkan dengan produk sejenis. Sebaiknya hindari
perusahaan yang memiliki kesamaan produk dengan yang di jual di pasaran dengan
harga yang lebih mahal karena Anda akan mengalami kesulitan saat akan
menjualnya lagi. Kalaupun hampir sama, pastikan kualitasnya lebih baik dan
ekslusif.
Perhatikan model bisnisnya
Dalam hal ini Anda harus jeli melihat perusahaan yang sehat,
dimana produk yang dijual sudah terbukti bagus, banyak dicari dan dibutuhkan banyak
orang dan akan habis dikonsumsi, sehingga membuat konsumen terus membeli lagi
produk dari Anda. Hindari perusahaan yang HANYA mengandalkan mencari member
atau downline seperti arisan berantai. Hindari juga perusahaan yang memiliki
produk yang tidak habis dikonsumsi. Jika suatu saat tidak bisa mencari member
lalu uang siapa yang akan digunakan untuk membayar komisi jika tidak ada yang
membeli produk?
Perhatikan sistem kompensasi
Pilihlah perusahaan dengan sistem kompensasi yang fair,
sederhana, mudah dimengerti, dan hasilnya besar. Sistem yang fair artinya bagi
orang yang baru bergabung sekalipun harus memiliki kesempatan yang sama untuk
mendapat hasil yang lebih besar dari pada sponsornya. Pastikan pula sistemnya
sederhana dan mudah dimengerti, agar tiap anggota mudah memahami ketika
mendapat bonus sumbernya dari mana, sehingga membuat Anda semakin termotivasi.
Perusahaan berprestasi
Pilihlah perusahaan yang terus tumbuh dan memiliki prestasi
terbaik di kelas dunia. Perusahaan seperti ini akan terus mengikuti perubahan
jaman sehingga bisa terus berkembang dan tidak akan mati. Anda bisa mencari
perusahaan-perusahaan tersebut di internet.
Carilah leader yang bisa mensupport Anda
Jika Anda amati, banyak orang yang berkerja di perusahaan
yang bagus namun mereka tidak bisa sukses. Banyak orang yang rela
bergonta-ganti perusahaan tapi tetap saja tidak sukses. Jadi sebenarnya yang
membawa Anda untuk sukses bukanlah perusahaan, bukan produk, bukan sistem, dan
bukan pula tren yang sedang terjadi. Yang membedakan adalah LEADER nya. Mengapa
begitu? Kekuatan bisnis MLM adalah duplikasi. Jadi jika leader atau upline Anda
tidak bisa mengajarkan cara yang efektif untuk menjual produk, maka Anda akan
sangat sulit sekali berkembang. Yang ujung-ujungnya malah nanti mencari bisnis
MLM lain yang sebenarnya lebih buruk dari bisnis yang sedang Anda jalani saat
ini. Leader dan support sistemnya akan membekali Anda dengan ilmu dan
pengetahuan agar bisa sukses di bisnis MLM. Tetapi ingat... pilihlah yang
berETIKA, JUJUR, dan EFEKTIF.
Yup!
Semoga copasan tips memilih bisnis MLM yang tepat dan baik
dan benar dari sana sini di atas bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Terima Kasih.
Sumber: banyak cari
aja di google.com

No comments:
Post a Comment