Sunday, September 27, 2015

Kenapa Harus Oriflame? Temukan Alasan Mengapa Anda Harus Bergabung di Oriflame



Ingin berbisnis tapi ga punya cukup modal? Ga usah khawatir. Gabung aja di Oriflame ^_^
Kalau ada yang menyarankan begitu, beberapa orang pasti langsung bilang
“Loh kok Oriflame? Itu kan MLM! Ga mau ah nanti ngenakin uplinenya”  #sambilbuangingus eh muka
Wkwkkwkwk

Seperti yang telah saya utarakan di artikel sebelumnya, tidak semua bisnis MLM itu buruk loh ya pak, bu, mas, mbak, om, tante... Coba di baca lagi Ketahui Tips Memilih Bisnis MLM yang Tepat agar Tidak Tertipu.
Tidak semua MLM itu upline dompleng downline
Tidak semua MLM itu kedoknya money game
Ada juga bisnis MLM yang bermanfaat  bagi bangsa dan negara serta kelangsungan hidup Anda sekeluarga (aahh sok iyes hahhaha)
Tapi bener loh... tuh buktinya sudah banyak ibu-ibu dan bapak-bapak, mas- mas, dan mbak-mbak yang berbisnis Oriflame eh sukses dapet uang jajan tambahan.

Banyak bacot yak hahahha... langsung aja yuk simak alasan kenapa harus Oriflame kenapa bukan yang lain?

1. Bisnis yang cocok untuk dijalankan sampai 10 tahun ke depan

(Ahhh sok teu ini si Ning kayak yang mau idup 10 taun lagi aja hih -.- hahaha)

Di saat ekonomi sulit begini apalagi dolar naik mulu ga mau turun, banyak pegawai pabrik yang di PHK serta banyak perusahaan yang akhirnya harus gulung tikar sehingga berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran (termasuk yang nulis ini #eehh). Trus solusinya gimana? Salah satu solusinya ya usaha sendiri, bisa dengan:

a. Menjual barang (direct selling)

Ini nih salah satu hal yang wajib dilakukan saat menjadi member Oriflame yang tujuannya untuk berbisnis. Jika Anda sudah berhasil menjual barang (paling enak face to face jadi bisa sambil praktek dandan hahahha), Anda bisa melakukan ekspansi dengan cara duplikasi – mencari member dan ngajarin membernya sampai bisa. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan bonus sebagai pengganti upah ngajarin downline.

b. Menjual jasa

Bisnis ini juga menjanjikan tetapi kelemahannya biisnis ini sangat tergantung pada tenaga ahli. Repoooottttt kalau satu-satunya tenaga ahli yang ada sakit atau cuti lalu siapa yang menggantikan??

2. Pangsa pasar yang luas

Oriflame mengusung produk-produk yang digunakan untuk keperluan sehari-hari dan pasti habis dikonsumsi seperti shampo, odol, parfum, sabun, body cream, body lotion, dan berbagai produk kencantikan lainnya. Nah setiap orang pasti mandi kan? Pasti butuh sabun dan shampo. Jadi selama kebutuhan tersebut masih ada, bisnis Oriflame tidak akan mati :p

3. Modal yang dibutuhkan sedikit/terjangkau


Di dalam bisnis Oriflame, paling banyak Anda akan dikenai biaya senilai Rp. 49.900,-. Tetapi di bulan September ini Anda HANYA akan dikenai biaya sebesar Rp. 9.900.-. Dengan uang yang ga sampai Rp. 10.000,- Anda sudah bisa memulai bisnis sendiri yang memiliki sistem yang memungkinkan Anda mendapatkan penghasilan tak terbatas. Namun ingat, semua itu memerlukan kerja keras, fokus, dan konsistensi loh ya...

Hal ini tentu sangat berbeda dengan usaha konvensional seperti membuka warung makan atau bisnis cuci motor. Berapa modal awalnya? Berapa harga etalase atau gerobaknya? Berapa harga sewa tempatnya? Tentu biaya untuk memulainya juga lebih besar dibandingkan dengan jika Anda bergabung dengan Oriflame.

4. Biaya operasional tergolong kecil

Saat Anda telah bergabung dengan Oriflame, Anda hanya akan mengelurkan biaya kecil untuk operasional seperti membeli kuota internet, membuat website, memasang iklan baik online dan offline, dan mengikuti pertemuan-pertemuan yang diadakan (meskipun sifatnya tidak wajib namun sangat penting agar kemampuan Anda meningkat).

Namun Anda bisa menekan biaya operasional menjadi hanya mengeluarkan uang untuk membeli kuota internet saja karena Anda bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan lain sebagainya sebagai media iklan Anda. Sangat mudah bukan?

5. Tempat dan waktu sangat fleksibel

Tidak membutuhkan tempat dan waktu khusus untuk melakukan bisnis Oriflame. Anda bisa menjalankan bisnis ini dimana saja dan kapan saja. Bisa sambil ngemong si baby. Bisa sambil disambi masak atau arisan. Intinya, Anda bisa menawarkan produk ke setiap orang yang anda temui dimana saja dan kapan saja baik online maupun offline.

Nah bagaimana kalau pemalu? Susah berkomunikasi? Susah bagi waktu? Malu ketahuan ikut MLM?
Tenang saja. Semua ada trainingnya. Kalau urusan malu ya harus disingkirkan ya... toh yang merasakan sukses adalah Anda sendiri. Apa yang Anda tanam itulah yang akan Anda tuai ^_^

6. Mendapat bimbingan dari sponsor dan upline

Setiap upline Oriflame wajib membimbing downline sampai bisa dan mengerti tentang bisnis Oriflame. Hal ini yang sulit Anda temui di bisnis lainnya. Anda juga akan mendapatkan fasilitas training yang sangat komplit dan semuanya itu GRATIS. Anda hanya perlu giat belajar dan giat mempraktekkannya agar semakin ahli.

7. Setiap member memiliki kesempatan yang sama

Jika pada bisnis MLM lain biasanya member get member. Setelah itu? Sudah itu saja tanpa ada feedback dan pelatihan bagi member baru. Inilah yang menyebabkan bisnis MLM dibenci dan dianggap penipu oleh masyarakat.

Tetapi berbeda di Oriflame. Di sini tidak berlaku pendapat yang menyatakan bahwa yang ikut duluan yang menjadi kaya dan sukses. Di Oriflame setiap member, upline dan downline, mempunyai kesempatan yang SAMA. Bahkan sering terjadi downline melampaui upline.
Kok bisa??
Kata kuncinya adalah KERJA KERAS, FOKUS, dan KONSISTENSI.
Tanpa semua itu, Anda tidak akan bisa berhasil di bisnis ini.

Jadiiiiii.......
Kalau sudah tahu kelebihan bisnis Oriflame, kenapa memilih untuk ga ikut sukses? :p xixixi

Ingin bergabung? Add aja bbm Ning 53545cc0 ^_^
Terima kasih sudah mampir #ketcupbasah

Monday, September 21, 2015

Ketahui Tips Memilih Bisnis MLM yang Tepat agar Tidak Tertipu



Bisnis Multi Level Marketing atau MLM telah membuat jutaan orang menjadi seorang jutawan. Bagi sebagian besar orang, bergabung dengan perusahaan MLM merupakan salah satu jalan yang menjanjikan keuntungan apalagi saat ini persaingan di dunia kerja sangat ketat.

pic's source: google.com  

Memilih bisnis MLM yang tepat sama halnya seperti memilih jenis kendaraan yang bisa mengantarkan Anda ke tempat tujuan. Apakah Anda ingin cepat atau lambat. Jangan sampai salah pilih kendaraan yang suka mogok di jalan, boros, lambat, membutuhkan banyak perawatan, dll. Apalagi banyak perusahaan nakal yang menipu. Biasanya dengan modus arisan berantai atau pyramid scheme yang sebenarnya merupakan bisnis ilegal.  Mereka biasanya mewajibkan para member untuk menyetor dana dan untuk mendapatkan gaji (mereka biasa menyebutnya dengan bonus), para member harus melakukan perekrutan sebanyak-banyaknya (downline). Dan biasanya investasi ini tidak melibatkan penjualan produk. Kalaupun ada, produknya bisa berupa:

1. Produk dijual murah tapi tidak terlalu bermanfaat

Produk jenis ini biasanya dalam bentuk software atau ebook yang bersifat/ berjudul bombastis seperti cara mudah menjadi kaya dengan bisnis online, cara cepat untuk sukses di bisnis property, dan lain sebagainya. Intinya adalah mereka akan mengklaim produk mereka bagus tetapi pada dasarnya tidak laku untuk dijual. Sisi negatifnya lagi Anda tidak bisa mencoba produk tersebut sebelum membelinya. Ada uang ada barang begitu pikir mereka.

2. Produk mahal tapi kualitas rendah

MLM jenis ini biasanya tidak terlalu terfokus pada penjualan produk. Mereka menawarkan produk sekaligus mencari member. Jadi sebenarnya mereka mengincar uang calon member dengan menawarkan produk berkualitas sampah dengan harga mahal.  Kenapa mahal? Karena mereka harus mencari dana untuk memberi bonus dan komisi untuk para member sekaligus sebagai iming-iming agar membernya tetap setia dan terus mencari downline.

Sayangnya lagi, pemerintah Indonesia belum jeli dalam bisnis tipuan ini sehingga masih marak dan sering menimbulkan kerugian serta keresahan di masyarakat. Sudah banyak sekali lho korbannya.

Namun sekali lagi, MLM adalah bisnis yang bisa menjadi peluang usaha yang sangat baik. Yang Anda perlukan hanyalah kejelian dalam menganalisa dan memilih bisnis MLM yang nantinya akan Anda jalankan. Untuk itu, ketahui Tips Memilih Bisnis MLM yang tepat sebelum Anda memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan MLM tertentu.

Perhatikan legalitasnya

Banyak bisnis MLM di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia yang menjanjikan keuntungan yang bombastis. Namun Anda harus selektif dan jeli agar tidak menyesal di kemudian hari. Pilihlah perusahaan yang sudah terdaftar di APLI dan DSA.  APLI merupakan asosiasi penjualan langsung Indonesia, yaitu legalitas secara lokal di Indonesia, sementara DSA merupakan asosiasi dari Amerika yang terkenal dengan perlindungan konsumen, seleksi ketat sebelum perusahaan diperbolehkan beroperasi. Ketika perusahaan yang Anda maksud sudah terdaftar di DSA, maka Anda sudah menemukan perusahaan yang tepat.

Perhatikan target market mereka

Pilih perusahaan yang memiliki target pasar dengan tren yang semakin meningkat bukan sekedar tren sesaat. Perusahaan yang bergerak di bidang kecantikan dan kesehatan bisa memiliki prospek yang baik.

Kenali produknya

Bisnis MLM yang baik memiliki produk yang akan habis di konsumsi dengan kualitas terbaik dibandingkan dengan produk sejenis. Sebaiknya hindari perusahaan yang memiliki kesamaan produk dengan yang di jual di pasaran dengan harga yang lebih mahal karena Anda akan mengalami kesulitan saat akan menjualnya lagi. Kalaupun hampir sama, pastikan kualitasnya lebih baik dan ekslusif.

Perhatikan model bisnisnya

Dalam hal ini Anda harus jeli melihat perusahaan yang sehat, dimana produk yang dijual sudah terbukti bagus, banyak dicari dan dibutuhkan banyak orang dan akan habis dikonsumsi, sehingga membuat konsumen terus membeli lagi produk dari Anda. Hindari perusahaan yang HANYA mengandalkan mencari member atau downline seperti arisan berantai. Hindari juga perusahaan yang memiliki produk yang tidak habis dikonsumsi. Jika suatu saat tidak bisa mencari member lalu uang siapa yang akan digunakan untuk membayar komisi jika tidak ada yang membeli produk?

Perhatikan sistem kompensasi

Pilihlah perusahaan dengan sistem kompensasi yang fair, sederhana, mudah dimengerti, dan hasilnya besar. Sistem yang fair artinya bagi orang yang baru bergabung sekalipun harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat hasil yang lebih besar dari pada sponsornya. Pastikan pula sistemnya sederhana dan mudah dimengerti, agar tiap anggota mudah memahami ketika mendapat bonus sumbernya dari mana, sehingga membuat Anda semakin termotivasi.

Perusahaan berprestasi

Pilihlah perusahaan yang terus tumbuh dan memiliki prestasi terbaik di kelas dunia. Perusahaan seperti ini akan terus mengikuti perubahan jaman sehingga bisa terus berkembang dan tidak akan mati. Anda bisa mencari perusahaan-perusahaan tersebut di internet.

Carilah leader yang bisa mensupport Anda

Jika Anda amati, banyak orang yang berkerja di perusahaan yang bagus namun mereka tidak bisa sukses. Banyak orang yang rela bergonta-ganti perusahaan tapi tetap saja tidak sukses. Jadi sebenarnya yang membawa Anda untuk sukses bukanlah perusahaan, bukan produk, bukan sistem, dan bukan pula tren yang sedang terjadi. Yang membedakan adalah LEADER nya. Mengapa begitu? Kekuatan bisnis MLM adalah duplikasi. Jadi jika leader atau upline Anda tidak bisa mengajarkan cara yang efektif untuk menjual produk, maka Anda akan sangat sulit sekali berkembang. Yang ujung-ujungnya malah nanti mencari bisnis MLM lain yang sebenarnya lebih buruk dari bisnis yang sedang Anda jalani saat ini. Leader dan support sistemnya akan membekali Anda dengan ilmu dan pengetahuan agar bisa sukses di bisnis MLM. Tetapi ingat... pilihlah yang berETIKA, JUJUR, dan EFEKTIF.

Yup!
Semoga copasan tips memilih bisnis MLM yang tepat dan baik dan benar dari sana sini di atas bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Terima Kasih.


Sumber: banyak cari aja di google.com